Jumat, 24 Januari 2014

mbah sahal



baru aku tahu
alam semesta tak sanggup menyembunyikan kesedihanya yang mendalam
maka terlihat sejak seminggu ini
langit bersedih
dia tumpahkan air yang ada dalam matanya hingga tak menyisa
dia menangis ter eguk-eguk menahan luka di di hatinya
dia sadar tokoh republik indonesia
tokoh islam dunia dari pulau jawa
di ambil oleh tuhan yang maha kuasa
bumi pun tak kalah sedihnya
selain sedih karnya din tinggal oleh manusia yang jauh dari cela
bumi jadi tindihan oleh banyaknya tumpahan air mata langit
yang ter lihat muram wajahnya
di mana-mana
banjir melanda
ketika alam ini bersedih
apalagi kita sebagai manusia yang hanya setengah dari partikel atom
yang maha sangat kecil di banding dengan alam semesta
aku tak kuat menahan rasa
rasa yang tak bisa ku bayangkan betapa sakitnya
ketika di tinggal sang idola
yaitu sang maha guru indonesia
KH Dr Hc MUHAMMAD SAHAL MAHFUDZ
langkahku mungkin te seok-seok kalu saja tidak di beri secercah ilmu belia yang melaut.
dalam termenungnya hatiku
aku hanya bisa berdoa
buatku dan buat kita semua
semoga indonesia ke depan muncul mbah sahal- mbah sahal kecil
yang mampu meneruskan perjuanganya
semoga simbah sahal sendiri bahagia di sisihallah yang maha kuasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar