Jumat, 24 Januari 2014

tulisaan duka kiai sahal mahfudz, belum selesai

“Bumi Menangis Kehilangan  Pemimpin Besar Umat Islam  KH Dr Sahal Mahfudz Hc rois am jam’iyyah nahdlatul ulama”


Telah berpulang ke rahmatullah ulama’ besar nahdlatul ulama yaitu KH Dr Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz Hc, (ketua MUI pusat, rois am jam’iyyah nahdlatul ulama, pengasuh pondok pesantren matholi’ul falah Kajen, Margoyoso, Pati) jum’at 24 januari 2014 pukul 01.05 dini hari. Berita duka yang muncul di media-media seluruh Indonesia mengabarkan tentang wafatnya ulama’ besar nahdlatul ulama’, saya sendiri baru tahu setelah terbangun dari tidur dan salah satu teman saya membuka sms nya lalu membacanya dengan sedikit keras mengabarkan bahwasanya mbah sahal tinggal, sontak saya kaget dan terpukul hati saya, innalillahi wa inna ilaihi rojiun, ucap saya. Muncul dari hati yang terdalam keinginan untuk bisa mengikuti pemakaman beliau di kajen, tetapi keadaan tidak memungkinkan daerah demak, kudus, jepara, pati sendiri dan juga daerah rembang di landa banjir sehingga memutus akses jalan. Saat ini saya ber ada di Semarang barat daerah ngaliyan tepatnya kampus 2 IAIN Walisongo Songo, tak berdaya menahan hal yang ku inginkan, rasanya ingin ku terjang banjir yang menghalangi jalan tapi ya inilah kenyataanya aku hanya bisa menulis di notebook. Fikiranku melayang-layang mengandai-andi jka seadainya aku punya holikopter, aku gak akan susah untuk pegi ke manapun yang ku inginkan, seaindainya aku punya jurus menghilang, seperti yang ada di cerita-cerita zaman dahulu, pastinya aku gak akan kesusahan saat mau pergi ke mana-mana. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar