Oleh: Muhammad shofwan zaim
Di antara semua sejarah, tak ada yang begitu mencengankan
selain lahirnya peradaban yunani, memang ada peradaban ribuan tahun yang lalu
di mesir dan mesopotamia, dan kemudian menyebar ke daerah atau negri
sekitarnya. Seni dan sastra sudah lazim di ketahui namun yang lebih
mencengangkan adalah mereka menemkan matematika, ilmu pengetahuan dan filsafat.
Filsafat di awali oleh thales yang dapat di lacak masa hidupnya berdasarkan
fakta ia pernah meramal terjadinya gerhana matahari, Yang menurut para astronom
terjadi pada 585 SM. Seni tulis menulis
di temukan di mesir pada tahun 4000SM, dan menyusul di babilonia. Tulisan
berawal dari gambar objek yang di acu, gambar itu dengan cepat mengalami
konvensionalisasi, sehingga kata-kata lantas di tampilkan dengan ideogram
seperti yang terdapat di cina, dalam ribuan tahun sistem yang bertele-tele berkembang ,enjadi tulisan alfabetis.
Perkembangan peradaban di mesir dan mesopotamia di pengarui
oleh sungai nill, tigris dan efrant, yang mendukung pertanian berkembang pesat
dan sangat produktif. Di mesir semua tanah adalah milik raja, ada kepercayaan
yang becorak politeistik, dengan satu mahadewa yang berkaitan dengan raja. Ada
aristokrasi militer serta aristokrasi kaum pendeta, aristokrasi pendeta ini
dapat mengambil alih keuasaan raja.
Terdapat perbedaan teologi di mesir dan babilonia, perhatian bangsa mesir tertuju
pada kematian. Mereka pecaya bahwa jiwa
orang mati turun ke dunia bawah dan di adili oleh osiris sesuai dengan cara
hidupnya di ahirat. Meeka percaya bahwa jiwa akan kembali ke tubuh, inilah yang
membuat muncunya mummi dan pusara-pusara batu elok.
Piramid di bangun oleh parra raja di hujung milenium ke 4SMm
dan di awali milenium ke3,setelah itu pradaban di mesir kian mengalami
pendangkalan. Kira-kira tahun 1800 SM mesir di taklukkan oleh suku bangsa semit
bernama heyksos,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar