Senin, 06 Januari 2014

nulis sitik



Oleh: Muhammad shofwan zaim


Di antara semua sejarah, tak ada yang begitu mencengankan selain lahirnya peradaban yunani, memang ada peradaban ribuan tahun yang lalu di mesir dan mesopotamia, dan kemudian menyebar ke daerah atau negri sekitarnya. Seni dan sastra sudah lazim di ketahui namun yang lebih mencengangkan adalah mereka menemkan matematika, ilmu pengetahuan dan filsafat. Filsafat di awali oleh thales yang dapat di lacak masa hidupnya berdasarkan fakta ia pernah meramal terjadinya gerhana matahari, Yang menurut para astronom terjadi pada 585 SM.  Seni tulis menulis di temukan di mesir pada tahun 4000SM, dan menyusul di babilonia. Tulisan berawal dari gambar objek yang di acu, gambar itu dengan cepat mengalami konvensionalisasi, sehingga kata-kata lantas di tampilkan dengan ideogram seperti yang terdapat di cina, dalam ribuan tahun sistem yang bertele-tele  berkembang ,enjadi tulisan alfabetis.
Perkembangan peradaban di mesir dan mesopotamia di pengarui oleh sungai nill, tigris dan efrant, yang mendukung pertanian berkembang pesat dan sangat produktif. Di mesir semua tanah adalah milik raja, ada kepercayaan yang becorak politeistik, dengan satu mahadewa yang berkaitan dengan raja. Ada aristokrasi militer serta aristokrasi kaum pendeta, aristokrasi pendeta ini dapat mengambil alih keuasaan raja.
Terdapat perbedaan teologi di mesir dan  babilonia, perhatian bangsa mesir tertuju pada kematian.  Mereka pecaya bahwa jiwa orang mati turun ke dunia bawah dan di adili oleh osiris sesuai dengan cara hidupnya di ahirat. Meeka percaya bahwa jiwa akan kembali ke tubuh, inilah yang membuat muncunya mummi dan pusara-pusara batu elok.
Piramid di bangun oleh parra raja di hujung milenium ke 4SMm dan di awali milenium ke3,setelah itu pradaban di mesir kian mengalami pendangkalan. Kira-kira tahun 1800 SM mesir di taklukkan oleh suku bangsa semit bernama heyksos,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar