Sabtu, 11 Januari 2014




Malam ini dunia telah di surgakan oleh manusia

Selasa 31 desember 2013
Pagi ini rintik-rintik hujan menghiasi kota semarang khususnya daerah semarang barat tepatnya  ngaliyan. Aku bangun sekitar kurang lebih jam tujuh pagi tapi setelah aku benar-benar membuka mata ternyata mata saya tak salah, memang pagi itu masih sangat gelap. Aku keluar menuju kamar mandi untuk cuci muka, sebelum cuci muka aku memandang ke arah timur tampak kota semarang yang biyasanya indah kini terlihat sedikit buram karna matahari di tutupi oleh mendung yang berwarna hitam namun tak terlalu pekat. Aku meng ingat-ingat ingatan yang sebenarnya jelas aku ingat yaitu hari ini adalah hari akhir tahun 2013. Malam nanti semua orang akan merayakanya di tempat masing-masing. Aku bergegas cuci muka  mengusapnya di depan kkaca yang ada di sebelah timur kamar mandi rumah kontraaanku bersama teman-teman. Eh ternyata wajahku masih terlihat sama seperti kemarin, lusa dan sampai tahun-tahun sebelumnya hehehee... tapi ada yang membedakanya pastinya. Yang membedakan adalah jika tahun lalu aku ber ada di kota atau daerah saya sendiri yaitu kota rembang tercinta sedang sekarang aku berada di kota metro politan semarang ibu kota jawa tengah,  kalo tahun lalu aku hanya main hp, kluyuran,  makan tidur dan suntuk di rumah kini sedikit  di sibukkan oleh rutinitas kuyliyah ( walaupun sering mbolos) hehehee. Nyata Cuci muka dan berkaca sudah selesia aku melihat teman temanku masih pada tidur pulas, kebiasaan malamnya gak tidur sampai menjelang pagi baru tidur. Di ruangan tengah tampak netbook plus modem lagi nganggur tanpa basa basi facebook pun menawari diri untuk di buka kembali, ya aku buka dong. Selain aku buka facebook aku juga buka blog ku. Selamat datang di facebook  tampak di layar netbook segera aku isi e mail dan pasword untul log in. Bajingan aku terkejut, ternyata facebook ku di kejain temenku foto profilnya di ganti dengan foto monyet dan ada dua status yang tak aku kenan,  status pertama “ aku gila karna cinta” banya yang ngasih jempol dan status ke dua “ say kenapa aku sulit mendapatkanmu” juga banyak yang ngasih jempol dan ada yang ngomen namun tak aku baca dan segera aku delet ke duanya. Foto profil yang di ganti foto monyet aku ganti dengan foto asliku pada waktu aku membentangkan ke dua tangan di pantai parang tritis jogjakarta. Aku berselancar di dunia facebook dan blog juga google search untuk mencari tau tentang seni lukis sampai tokoh perjuangan republik indonesia.  Saat mata mulai ngantuk tak mendukung untuk melanjutkan berselancar di dunia maya saya tutup netbook dan aku baca koran di sampingku. Koran sindo aku lihat gambar-gambarnya dan judul berita hingga aku menemukan kata-kata yang menurutku pas dengan kehidupan ku, yaitu kata-katanya guru sepritual inggris yang ber bunyi  “ jiwa manusia hidup dalam kretivitas dan mati dalam kenyamanan dan rutinitas” . hehehe pas banget kan dengan hidupku, kreatif? Walau gak terlau kreatif banget diriku kan cukup untuk di juluki anak kreatif, rutinitas? Hah kata apa itu? Kuliyah terlambat, sering mbolos, banyak tidur,  Gak pantes banget deh kalo di bilang aku punya rutinitas. Saimbil ngantuk aku berfikir sekaligus membayangkan, mau kemana ya? Malam tahun baru nanti, bayangan ku aku ber ada di simpang lima atau tugu muda semarang untuk merefleksi diri meng ingat- ingat kejadian yang terjadi di tahun 2013 dan menyusun harapan di tahun 2014. Aku tertidur mulai jam setengah satu siang sampai setengah empat sore.

Jam setengah empat sore aku di bangunkan oleh salah satu temanku dan di ajaknya untuk pergi merayakan pesta tahun baru bersama sahabat-sahabati pmii rayon ushuluddin di gedong songo. Motornya temanku yang ada di depan rumah ternyata bocor, sebelum berangkat ke gedong songo terpaksa aku bawa motor ke tukan tambal ban dulu. Sambil menunggu ban yang di tambal jadi aku sempatkan pergi ke warteg untuk mengisi perut, aku makan dengan lahap paha ayam sampai pisang ijo untuk cuci mulut. Makan selesia aku ke tempat tukan tambal ban ternyata belum selesai, aku melihat toko di sebelah utara tambal ban sedang tutup segera aku menjadi gembel di depan toko yang tutup tersebut. Aku memutar musik dari bb ku, memandangi mobil yang lalu lalang melintas di depanku sambil menghisap sebatang rokok  “ ternyata hidup ini indah, ternyata hidup ini lebih indah dari cerita yang ada di kebanyakan  film sinetron indonesia”  lamunanku. Salah satu teman perempuanku  dari kelas a kebetulan lewat di depan toko tersebut dilihatnya aku yang seperti gembel, di pinggir jalan depan tokonya orang. Mungkin dia kaget, aku menyapanya “ dari mana.....?” di jawabnya “ dari kampus, ngapain kamu di situ?” balik tanya dia, aku menjawabnya “ o  lagi main main”  lewat lah dia. “ mas ini tambal ban nya sudah selesai” ucap pak tukang tambal ban  aku sedikit kaget dan gak terlalu merespon  “ada apa pak?” saya tanya,  “ ini sudah selesai”  jawabnya, segera ku ambil motor untuk menuju ke rumah.
Salah satu temen sekelasku  menyuruhku mengantarkanya ke kampus satu, katanya dia mau tahun barunan ke jogja dan motonya di pasrahkan ke aku jadi malam tahun baru nanti aku pegang motor sendiri .Aku teringat pada salah satu temanku dari rembang  yang ada di daerah jalan menuju tembalang diaa kuliyah di magistra utama gak tau jurusanya apa, kenapa gak saya ajak sekalian? Pikirku, kan ada motor. Aku menelponya  menawarkan untuk ikut  ke godong songo dan dia ternyata juga gak ada acara jadi mau ikut, aku suruh siap-siap.



Kini aku berada di tengah kota bersama para penghuni surga dunia sementara, terompet mengaung tanpa henti , kembang api menguhjani malam ini. Malam ini Tuhan meluapkan sifat maha pengasih lagi maha penyayangnya hingga di sini saya bisa menebak bahwasanya semua orang di sini yang merayakan pesta walaupun aku tak tau tujuan mereka pasti dia dalam keadaan bahagia   . Pijar pijar lampu kota dalam gegap gempita  pesta tahun baru menemaniku saat ini, ku telusuri jalan yang padat di setiap tempat. Simpang lima semarang di jejali oleh jutaan orang, di antara gedung gedung yang berjejer mengitari  lapangan simpang lima semarang aku berdiri menatap langit tuk berharap pada langit mau mencurahkan kekuatan, kecerdasan, kebaikan dan kebahagian padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar