Kuliyah adalah pembodohan, membuang buang waktu untuk
bercanda ria yang tak ada gunanya ke sana kesini ketawa ketiwi taksadar diri
pada diri sendiri.
Aku berada pada suasana yang tak ku suka, namun harus ku
jalani demi se titik absensi . bukankah itu menyebalkan.
Aku berjalan dengan ke dua kakiku menuju kelas tempat belajar untukku, tapi kenyataanya bukan
belajar bagiku. Bagiku kelas adalah tempat untuk sekedar mengisi absensi
belaka, tak jarang di kelas aku hanya tidur atau paling tidak mencoret coet
kertas kosong. Dulu aku dan cita citaku sangat menggelorakan semangat belajar,
namun entah kenapa setlah tiba di kelas, se akan akan di penjara oleh waktu
untuk bersenang senang bersama setan.aku betannya pada diriku seediri ddan aku
jawab sendiri.
Aku bertanya, lebih dekat mana aku dengan tuhan ataukah
setan?
Akupun menjawabnya sendiri, untuk saat ini mungkin lebih
condong dekat pada setan
Waktuku telah di kuasai rasa malas, semangat ku telah di
lumpuhkan oleh angan angan , mataku telah di butakan oleh pena, dan aku tuli
karna nyanyian tak bernada oleh teman kuliyah yang mempresentasikan makalahnya,
22 oktober 013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar